Rahasia Shalat Tahajjud

Penulis : Muh Subli Ramadhan on Sabtu, 16 November 2013 | 22.59

Sabtu, 16 November 2013

Setiap Muslim seharusnya memiliki keinginan kuat untuk melaksanakan shalat Tahajud setiap malam hingga menjadi terbiasa. Orang-orang saleh zaman dahulu tekun menjalankannya, baik pada musin panas maupun dingin. Mereka memandang seolah-olah shalat Tahajud itu adalah sesuatu yang wajib (HR Tirmidzi).
komentar | | Read More...

Kedudukan Puasa 9-10 Muharram

Shaum `Asyura (10 Muharram) adalah shaum yang pertamakali disyariatkan dalam Islam, jauh sebelum shaum Ramadhan difardhukan. Semenjak masih di Mekah, Rasulullah sudah melakukannya dan terus dilakukannya setelah beliau hijrah ke Madinah, bahkan setelah shaum ramadhan difardhukan
komentar | | Read More...

Kegiatan Setelah Mengubur Mayat

Bila jenazah telah selesai dikuburkan dan tanahnya telah dirapikan, berilah tanda, seperti dengan batu atau benda lain yang tahan lama agar di kemudian hari orang mengetahui siapa yang berkubur di tempat itu, berdasarkan hadits:


عَنْ مُطَّلِبِ بْنِ عَبْدِ اللهِ قَالَ لَمَّا مَاتَ عُثْمَانُ بْنُ مَظْعُونٍ أُخْرِجَ بِجَنَازَتِهِ فَدُفِنَ فَأَمَرَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلاً أَنْ يَأْتِيَهُ بِحَجَرٍ فَلَمْ يَسْتَطِعْ حَمْلَهُ فَقَامَ إِلَيْهَا رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَحَسَرَ عَنْ ذِرَاعَيْهِ قَالَ كَثِيرٌ قَالَ الْمُطَّلِبُ قَالَ الَّذِي يُخْبِرُنِي ذَلِكَ عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَى بَيَاضِ ذِرَاعَيْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ حَسَرَ عَنْهُمَا ثُمَّ حَمَلَهَا فَوَضَعَهَا عِنْدَ رَأْسِهِ وَقَالَ أَتَعَلَّمُ بِهَا قَبْرَ أَخِي وَأَدْفِنُ إِلَيْهِ مَنْ مَاتَ مِنْ أَهْلِي.[رواه أبو داود].
komentar | | Read More...

Posisi Telunjuk Saat Tahiyat

Penulis : Muh Subli Ramadhan on Senin, 11 November 2013 | 17.18

Senin, 11 November 2013

telunjukMasalah menggerakkan jari telunjuk ketika duduk tasyahud, baik awal maupun akhir dalam shalat adalah salah satu masalah yang masih memerlukan penjelasan dan penelisikan lebih lanjut terutama pada kualitas sanad hadits-hadits antara yang tidak memerintahkan dan yang membolehkan menggerakkannya.
komentar (1) | | Read More...

Keutamaan Ali Bin Abi Thalib RA

Penulis : Muh Subli Ramadhan on Minggu, 10 November 2013 | 21.47

Minggu, 10 November 2013

Al Baraa` bin Azib ia berkata; Kami pernah bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dalam suatu perjalanan. Kemudian kami singgah di Ghadir Khum dan tak lama kemudian adzan shalat pun dikumandangkan. Sebagai tempat beliau, dibersihkanlah semak-semak yang berada di bawah dua pohon, baru kemudian beliau shalat Zhuhur. Setelah itu,
komentar | | Read More...

Mengenal Agama Syi'ah Rafidhah

Penulis : Muh Subli Ramadhan on Senin, 04 November 2013 | 11.14

Senin, 04 November 2013

Gemuruh seruaan doa qunut nazilah telah terdengar dari berbagai penjuru dunia , Wahai Alloh binasakanlah kaum rofidhoh, musuh-Mu ,musuh rosul-Mu, musuh malaikat-malaikat-Mu,dan musuh hamba-hamba- Mu yang sholeh, khususnya dari kalangan Ahlussunnah yang gigih membela kebenaran tanpa rasa takut .
Mungkin sebagian kita ada yang bertanya-tanya ataupun terheran-heran dengannya, terlebih lagi ketika fatwa Asy-Syaikh Robi’ Al-Madkholy tersebar , yang menyebutkan bahwa konflik antara Ahlussunnah dengan rofidhoh adalah konflik antara islam dan kekufuran…!
Maka –insya Alloh-  dengan sedikit tulisan ini akan menyebutkan beberapa perkara yang bisa menjadi argumen atas perkara tersebut, yang menjelaskan tentang Rofidhoh . Maka kami katakan dengan pertolongan Alloh
komentar (1) | | Read More...

Sejarah Munculnya Syi'ah

Secara fisik, sulit dibedakan antara penganut Islam dengan Syi’ah. Akan tetapi jika diteliti lebih dalam terutama dari sisi akidah, perbedaan di antara keduanya ibarat minyak dan air. Sehingga tidak mungkin disatukan..

Syiah menurut etimologi bahasa arab bermakna pembela dan pengikut seseorang, selain itu juga bermakna setiap kaum yang berkumpul diatas suatu perkara. (Tahdzibul Lughah, 3/61 karya Azhari dan Taajul Arus, 5/405, karya Az-Zabidi)
komentar | | Read More...

Keutamaan Bulan Muharram

Bulan Muharram merupakan bulan yang mulia dan penuh berkah, ia adalah salah satu dari bulan haram yang empat, yaitu Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah, Muharam, dan Rajab, yang telah tertera dalam firman Allah Ta'ala,

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ (36) [التوبة: 36]

”Sesungguhnya jumlah bulan menarut Allah ialah dua belas bulan, (sebagai mana) dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, diantaranya ada empat bulan haram. ”(QS. At-Taubah: 36).
komentar | | Read More...

Jadwal Shalat

Muhammadiyah

'Aisyiah

Pemuda Muhammadiyah

Ikatan Pelajar Muhammadiyah

Tapak Suci

Hizbul Wathan

Majalah Tabligh

Suara Muhammadiyah

Fatwa Tarjih

 
Copyleft © 2014 | Muhammadiyah Bali Post | Powered By Allah